Program Kerja KKN Jurusan Hukum Keluarga

Berikut ini adalah contoh Program Kerja KKN Bidang Hukum Keluarga:

Judul Program: Pemberdayaan Keluarga dan Anak di Desa X

  1. Identifikasi Masalah: Tingginya angka perceraian di Desa X, minimnya pemahaman orangtua terhadap hak dan perlindungan anak, serta minimnya pengetahuan tentang keluarga harmonis dan fungsi keluarga dalam masyarakat.

  2. Rencanakan Kegiatan: Melakukan kegiatan pemberdayaan keluarga dan anak di Desa X melalui kegiatan pendidikan hukum keluarga.

  3. Bentuk Tim: 5 mahasiswa KKN Bidang Hukum Keluarga, 1 dosen pembimbing, 1 kepala desa, 2 guru sekolah dasar, dan 20 warga masyarakat setempat.

  4. Persiapkan Materi dan Alat: Materi tentang hak dan perlindungan anak, keluarga harmonis, dan fungsi keluarga dalam masyarakat, serta alat presentasi dan dokumen terkait.

  5. Lakukan Kegiatan:

  • Mengadakan pertemuan dengan kepala desa, guru, dan warga setempat untuk memaparkan tujuan program dan meminta partisipasi warga dalam kegiatan pemberdayaan keluarga dan anak.
  • Melakukan kegiatan pendidikan hukum keluarga bagi orangtua dan anak di Desa X, termasuk memberikan materi tentang hak dan perlindungan anak, keluarga harmonis, dan fungsi keluarga dalam masyarakat, serta memberikan penjelasan dan contoh-contoh kasus hukum yang relevan dengan kehidupan masyarakat setempat.
  • Mengadakan acara penutup sebagai apresiasi kepada warga setempat yang telah berpartisipasi dan memberikan informasi tentang pentingnya pemberdayaan keluarga dan anak dalam masyarakat.
  1. Evaluasi Kegiatan: Mengevaluasi keberhasilan program dan mendapatkan masukan dari warga setempat.

  2. Publikasikan Hasil: Memaparkan hasil program dan memberikan informasi tentang pentingnya pemberdayaan keluarga dan anak dalam masyarakat pada masyarakat dan pihak terkait.

Program kerja KKN Bidang Hukum Keluarga di atas dapat membantu masyarakat Desa X meningkatkan pemahaman mereka tentang hak dan perlindungan anak, serta pentingnya keluarga harmonis dalam masyarakat. Selain itu, program ini juga dapat membantu meningkatkan hubungan sosial antara mahasiswa, dosen, kepala desa, guru, dan masyarakat setempat melalui kegiatan pendidikan hukum keluarga yang dilakukan bersama-sama.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *