Khotmil Qur’an Bil Ghoib

“Khotmil Qur’an bil ghoib” artinya adalah mengkhatamkan Al-Qur’an tanpa membaca teks/mushafnya

Pembelajaran Al-Qur’an Bil Ghoib merujuk pada teknik pembelajaran Al-Qur’an yang mengandalkan kemampuan siswa untuk menghafal ayat-ayat Al-Qur’an tanpa harus membaca teksnya secara langsung. Teknik ini dilakukan dengan cara mengucapkan ayat-ayat Al-Qur’an dari ingatan atau mengulang-ulang ayat-ayat yang sudah dihafal secara terus-menerus.

Dalam konteks pengajaran Al-Qur’an, Pembelajaran Al-Qur’an Bil Ghoib digunakan untuk membantu siswa menghafal Al-Qur’an dengan lebih cepat dan efektif. Teknik ini diyakini dapat membantu siswa memperkuat daya ingat dan mengingat kembali ayat-ayat Al-Qur’an yang sudah dihafal dalam waktu yang relatif singkat.

Namun, di sisi lain, Pembelajaran Al-Qur’an Bil Ghaib juga dihadapkan pada beberapa tantangan, seperti kelemahan daya ingat siswa atau kesulitan siswa dalam membedakan ayat-ayat yang sudah dihafal dengan ayat-ayat yang belum dihafal. Oleh karena itu, perlu ada pendekatan yang tepat dalam penggunaan teknik Pembelajaran Al-Qur’an Bil Ghaib dalam pembelajaran dan pengajaran Al-Qur’an.

Teknik pembelajaran Al-Qur’an Bil Ghaib dilakukan dengan mengucapkan ayat-ayat Al-Qur’an dari ingatan atau mengulang-ulang ayat-ayat yang sudah dihafal secara terus-menerus. Teknik ini memungkinkan siswa untuk menghafal Al-Qur’an dengan lebih cepat dan efektif, karena siswa dapat mengulang-ulang ayat-ayat Al-Qur’an secara terus-menerus tanpa harus membaca teksnya secara langsung.

Dalam penerapannya, teknik Pembelajaran Al-Qur’an Bil Ghaib dapat dilakukan dengan berbagai cara. Beberapa cara yang umum dilakukan antara lain:

  1. Metode repitisi: Mengulang-ulang ayat-ayat Al-Qur’an yang sudah dihafal secara terus-menerus hingga siswa benar-benar menguasai dan mengingatnya.
  2. Metode tilawah juz amma: Menghafal juz amma atau 30 juz terakhir Al-Qur’an secara keseluruhan dengan teknik Pembelajaran Al-Qur’an Bil Ghaib.
  3. Metode pengulangan: Mengulang-ulang ayat-ayat Al-Qur’an yang sudah dihafal dengan memadukan teknik membaca dan mengucapkan ayat-ayat Al-Qur’an.
  4. Metode tarjamah: Menghafal terjemahan Al-Qur’an dengan menggunakan teknik Pembelajaran Al-Qur’an Bil Ghaib.

Dalam penerapannya, teknik Pembelajaran Al-Qur’an Bil Ghaib memerlukan latihan yang terus-menerus dan membutuhkan ketekunan dan kegigihan dari siswa. Dalam hal ini, peran guru atau pengajar sangat penting dalam memberikan motivasi dan bimbingan agar siswa dapat menguasai teknik ini dengan baik.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *