Materi Bivak Sedikit Ketinggalan Zaman

Sebenarnya saya masih bingung dengan materi yang satu ini, bukan bingung bagaimana cara membuatnya, itu sih soal gampang, cuma butuh kreatifitas saja (bukannya sombong). Yang menjadi persoalan adalah mengapa sampai saat ini materi ini masih diberlakukan dan diajarkan, padahal harga tenda dome sendiri sudah tergolong murah dan terjangkau, dengan kualitas yang baik.



Gambar Bivak alam dari Catros.Wordpress.com

Gambar rankaian bivak dari Belantaraindonesia.org

Memang sih saat kita menghadapi suatu situsi mendadak, kita harus sigap dalam menyingkapinya, kalau tidak, maka akan terjadi kepatalan, tapi bagi kebanyakan pendaki apalagi berpengalaman khususnya, segala situsi yang mungkin terjadi sudah dipikirkan. Sebutlah bila terjadi badai, mereka akan senantiasa mencari tempat yang cocok untuk berlindung.

Gambar tenda dome dari tendadome.com


Menurut saya perencanaan matanglah yang harus diutamakan oleh setiap pendaki, itu saja sudah cukup kok. Dengan perecanaan yang matang seperti membawa tenda dan peralatan lainnya maka resiko yang bisa terjadi dapat diminimalisir. Lagipula untuk kondisi saat ini hampir setiap gunung memiliki jalur yang terbuka lebar dan beberapa diantaranya sudah memiliki shelter-shelter peristirahatan, sehingga memudahkan para pendaki untuk merencanakan dititik mana mereka akan beristirahan.

Salah satu contoh shelter di gunung lawu
Maka dari pada itu, menurut teman-teman sekalian apakah materi bivak masih sesuai dengan kondisi saat ini.




.

Komentar

  1. Goood post sob.. Blogwalking :D

    BalasHapus
  2. @All : Berarti dukung dong kalau materi bivak di hapuskan .. ;)

    BalasHapus
  3. Ok ...
    saya mendukung..tapi caranya bagaimana ya ?
    he he he....maaf...agak lobet nih otak

    BalasHapus
  4. familiar dgn tenda domenya, rasanya anak anak di sini juga suka mendirikan tenda itu di halaman rumah kalau musim panas :)

    terus terang aku baru tahu ttg Bivak dr postingan ini

    BalasHapus
  5. @Taman Bacaan: itu yang saya blm tau sob, hehehe :)

    @Ely Meyer: Tuh kan, makanya bivak gak perlu deh, hehehe ... ;)

    BalasHapus
  6. aktif di pecinta alam ya. ini materi dasar pas saya pdpa. bivak memang terus berkembang, dari tradisi nomaden hingga modern

    BalasHapus
  7. @rusydi himawan: ya begitu kira2, perkembangan yang baik kan harus diikuti, betul ??

    BalasHapus
  8. terimakasih telah mengunjungi blog gw ^^

    saya suka motto blognya

    http://alam-hewan.blogspot.com

    BalasHapus
  9. @Yulius Takeda: Terima kasih juga sudah berkunjung kesini ;)
    Senang rasanya masih ada pecinta binatang.

    BalasHapus
  10. tenda dome lebih praktis, simple, gambang juga mendirikannya ~ salam kenal

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung, berikan komentar anda mengenai posting diatas

Postingan populer dari blog ini

Perlengkapan (Masak) Pendukung Pendakian

Desain Undangan HUT RI Ke 69

Logo HUT RI Ke 71 | Vector